Throwback : 3 Keunikan ASRI yang Banyak Orang Belum Tau

3 keunikan ASRI yang banyak orang belum tau

Assalamu'alaikum Wr Wb. Halo semuanya.

Tepat tanggal 15 November 2017 lalu Bee satu tahun berkerja di ASRI. Saya bersyukur pekerjaan pertama saya adalah ASRI. Lingkungan kerja, kekeluargaan dan alam disini luar biasa indah serta sangat menyenangkan. Ada nilai pengalaman dan ilmu yang membuat Bee tertantang untuk dapat terus menggali kemampuan diri. Ditambah lagi misi ASRI yang unik, yaitu ASRI turut berkontribusi menjaga kesehatan manusia dan kesehatan hutan Indonesia di Taman Nasional Gunung Palung.

Yuk kenalan dengan tempat kerja Bee. Apa saja ide-ide 'gila' yang ASRI kerjakan? Sebelum itu Bee ingin memberikan sedikit introduction dulu ya:

ASRI adalah lembaga nirlaba yang bergerak di bidang kesehatan planetari di Kalimantan. ASRI mengintegrasikan pelayanan kesehatan dengan pelestarian hutan bernilai konservasi tinggi untuk mewujudkan masyarakat sehat, sejahtera dan alam lestari. ASRI memberikan layanan kesehatan berkualitas dan terjangkau. Serta berkontribusi pada penurunan jumlah penebang illegal hingga 88% di kawasan Taman Nasional Gunung Palung.


1. Program Konservasi: Pasien Bisa Bayar Berobat dengan Bibit dan Kotoran Sapi

Semuanya bermula saar Dr. Kinari Webb (pendiri ASRI) melakukan penelitian Orangutan di Cabang Panti, Taman Nasional Gunung Palung pada tahun 1993. Disana beliau menemukan banyaknya aktivitas penebangan liar karena masyarakat tidak memiliki banyak pilihan untuk menghidupi keluarganya. Termasuk untuk membayar biaya pengobatan.

Pada tahun 2007 Dr. Kinari Webb dan Drg. Hotlin Ompusunggu mendirikan ASRI di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Program-program yang dijalankan terdiri dari bidang kesehatan, pendidikan hingga konservasi. Di bidang kesehatan, terdapat Klinik ASRI yang memberikan pelayanan kesehatan berkualitas dengan biaya terjangkau.

Di Klinik ASRI masyarakat tidak harus membayar biaya pengobatan dengan uang tunai, melainkan bisa juga dengan bibit, kerajinan tangan, dedak, cangkang telur, berkerja dan kotoran sapi.

ASRI mengolah kotorang sapi, cangkang telur dan dedak untuk bahan pembuatan pupuk organik. Sedangkan kerajinan tangan akan dijual kembali sebagai cinderamata. Bagaimana dengan bibit? Mari lanjut ke poin nomor dua!

Tonton video Pak Syamsudin (pasien yang membayar biaya pengobatan dengan bibit) di bawah ini:

Bayar berobat dengan bibit dan kotoran sapi
Pak Syamsudin bayar pengobatan di Klinik ASRI dengan menggunakan bibit | Foto: ASRI

2. Program Konservasi: Mesin Gergaji (Chainsaw) Ditukar dengan Modal Usaha

Di tahun 2018 terdapat 17,427 bibit dari pasien yang ASRI terima. Angka terbesar yang ASRI peroleh selama 11 tahun. Bibit-bibit tersebut ASRI rawat di pesemaian dan ditanam kembali di lahan reboisasi di kawasan Taman Nasional Gunung Palung. Banyak orang yang merasa takjub dengan ide ini: Kesehatan Manusia dan Kesehatan Bumi.

Tidak hanya itu, Bee semakin dubuat "wow" karena ada kegiatan program konservasi lainnya yang 'gila' sih. Kok kepikiran gitu, mesin chainsaw ditukar dengan modal usaha? Program konservasi lainnya adalah Mata Pencaharian Alternatif, yaitu salah satunya Tukar Chainsaw (Chainsaw Buyback).

Kegiatan program ini adalah solusi bagi para penebang liar untuk beralih mata pencaharian dengan menjadi mitra UMKM ASRI. Caranya mereka menukarkan mesin chainsaw mereka sebagai bentuk komitmen tidak kembali ke hutan untuk menebang. Lalu ASRI memberikan modal usaha berupa barang.

Saat ini sudah hampir 100 buah chainsaw yang telah ASRI terima. Dimana artinya hampir 100 orang mantan logger yang sudah tidak menebang pohon lagi dan beralih mata pencaharian, seperti membuka toko sembako, menjadi pedagang keliling, peternak ayam daging, membuka pangkas rambut, dll.

Chainsaw ditukar dengan modal buka usaha UMKM
Mantan logger yang menyerahkan chainsaw miliknya ke ASRI untuk ditukarkan dengan modal usaha | Foto: Stephanie Gee/ ASRI

3. Program Pendidikan: Mencetak Generasi Muda Sadar Jaga Lingkungan

Setiap sebulan dua kali tim pendidikan bersama tim kesehatan akan datang ke dusun-dusun untuk memberikan penyuluhan lingkungan dan kesehatan. Lalu setiap pagi hari dari Senin - Jumat, staf ASRI senantiasa memberikan penyuluhan di ruang tunggu pasien di Klinik ASRI.

ASRI juga menggaet anak-anak dan remaja di Kayong Utara melalui program ASRI Kids dan ASRI Teens setiap minggunya. Materi yang diajarkan tidak jauh dari seputar lingkungan dan kesehatan yang saling berkaitan (planetary health/ kesehatan planetari). Kegiatan mereka bisa berupa observasi binatang juga tanaman, eksperimen, praktek pertolongan dasar hidup, dll.

Dampak yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya kesadaran generasi muda sedari dini untuk lebih peka dan berperan aktif menjaga alam agar terus lestari.

anak-anak belajar lingkungan dan kesehatan
ASRI Kids Field Trip | Foto: ASRI
---

Mari bantu dan dukung ASRI untuk dapat terus menjalankan program-programnya. Jadilah penyelamat hutan dan kehidupan bersama ASRI dengan cara berdonasi melalui crowdfunding kitabisa.


menjadi penyelamat hutan dan kehidupan

Sekian cerita Bee tentang tiga keunikan di ASRI yang banyak orang belum tau. Sebenarnya masih banyak keunikan lainnya yang bisa diceritakan, seperti Kambing untuk Janda, Pengobatan Keliling hingga ke Melawi dan Penghargaan Disney Hero Conservation. Tapi kalau diceritakan semua disini yang ada nanti kalian bosan, hehe. Sampai jumpa di cerita selanjutnya. Selalu bersyukur dan tebar kebaikan. Salam. Bye~

Comments

  1. Seru sekali ceritanya. sepertinya asyik bermain dengan alam langsung. mengingatkan saya ketika bakti sosial di kampus atau kegiatan palang merah di korp sukarela kampus. semangat ya mbak.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts